Lakukanlah upaya walau sekecil apapun!.
Seandainya anda sudah memulai belajar
berbisnis apapun, termasuk bisnis online. Pada perjalanan belajar anda,
misalnya anda mendapati suatu artikel yang isinya menerangkan anda harus beli "ini", baca "itu",
praktekan, maka lakukanlah apa yang harus anda lakukan. Misalnya
seperti berikut ini saya buat menggunakan sebuah cerita.
Ceritanya begini, ada seorang ratu
dalam sebuah kerajaan yang begitu lembut hatinya, cantik sekali parasnya yang
sangat dibanggakan, dan dirindukan oleh seluruh rakyat dalam kerajaan itu.
Karena dia begitu tulus dan sangat sayang kepada semua rakyatnya.
Di sebuah desa yang disebut pasir
layung yang kira-kira 10 km dari kerajaan itu tinggallah seorang pemuda tampan
(nah ini gue) beserta istri dan anak-anaknya. Pada suatu pagi yang dingin awan
hitam tebal seolah setuju dengan udara dingin ditempat itu, namun tetap saja
jam dingding enggan untuk berhenti yang memaksa pemuda itu harus bersiap
berangkat bekerja. Terdengar samar-samar menderu di hilir bagaikan batang kayu
yang kuat sedang ditabuhkan serentak ke permukaan tanah yang datar oleh para
raksasa, gedebuk-gedebuk-gedebuk, begitulah kira-kira suaranya terdengar
nyaring dan makin mengeras suara tersebut, si pemuda tampan begitu sangat
memperhatikan suara gaduh tersebut dengan kedua telapak tangan menutup wajah
sedang telinga seolah dibesarkan ukurannya.
Masih terduduk diatas kursi “singgle”
(kayak kursi di dapur, pasanganya meja makan) menghadap ke arah pintu bersiap
untuk pergi ke kantor, tidak lama kemudian pemuda itu menyampaikan apa yang dia
dengar kepada istrinya. Itu suara beberapa prajurit berkuda dari kerajaan
mamah... belum selesai pemuda itu, suara hilang persis seperti didepan rumah
dan [gedor-gedor-gedor] permisi pak ada orang dirumah. Suaranya yang bernada
berat memanggil.
Kan saya tadi bilang, pemuda tampan itu “si gue” atau saya sendiri
teman-teman. Jadi saya nyang akan masuk ke dalam cerite nye.
Lanjut.
Bergegaslah saya mengangkat pantat yang nempel di kursi butut itu kemudian
saya buka tuh pintu.
W-a-w ternyata sekuriti kerajaan brow,
otot-otot tangan yang bulat-bulat mengkilap dengan pedang yang hampir menyentuh
tanah menempel di panggulnya. Kenapa kalian seperti tergesa-gesa sambutku,
masuklah dulu kedalam. Apa tujuan kalian datang kemari? Kami di utus ratu untuk
menyampaikan perihal yang sangat mendesak kepada anda pak, kata seorang yang
botak mengkilap dengan otot bulat-bulat mengkilap.
Oiya saya
belum cerita kenapa gak raja yang mengutus saya… soalnya raja telah gugur dalam
peperangan melawan penjajah, dan ratu adalah janda kembang tercantik dimuka
bumi. Asal kalian tahu aja yah, raja yang gugur masih sangat muda. Baru setelah
selesai ijab kobul perkawinan, raja meninggalkan ratu yang kira-kira baru
berumur 21 tahun-nan lah, ih masih seger-segernya, blum diapa-apain lagi.
Sangat
girang namun terpukul hati ini mendengar pesan ratu yang disampaikan
sekuriti saat itu.
Mendadak awan hitam berhamburan
menyebar ke seluruh penjuru langit yang menyisakan hawa panas yang langsung
diserap oleh bumi. Berpamitlah saya meninggalkan istri dan anak-anak menuju
kantor dengan dikawal prajurit berkuda. 10 kilometer perjalanan hanya
menghabiskan tidak lebih dari 15 menit, semua jalur macet telah di netralisir
bahkankan hanya lampu hijau disetiap stoppan.
Begitu terkejut ketika tiba, ternyata
para pejabat kerajaan telah menunggu dan mempersiapkan segala sesuatu yang
diperlukan. Sampai ratu sendiri yang datang menghampiri saya menjelaskan bahwa
masih ada prajurit yang selamat di medan pertempuran.
Pejabat kerajaan hanya mengetahui semua
prajurit gugur termasuk raja dalam peperangan, mereka tidak menyadari sampai
pejabat kerajaan menerima email dari prajurit yang selamat, yang langsung
menyebar dalam wilayah kerajaan… ratu menginginkan keselamatan prajuritnya dan
informasi yang sangat penting dari prajurit yang selamat tersebut, karena
strategi untuk mencapai kemerdekaan sesungguhnya ada ditangan mereka.
Team pembaca peta, penasehat teknologi,
team medis, psikolog dan banyak yang sudah disiapkan. Termasuk yang sangat
pital sekali adalah koneksi internet yang handal. Prajurit yang masih selamat
terpojok, menurut team pembaca peta posisi mereka percis di tengah-tengah
juta-an prajurit penjajah. Disinilah sangat pitalnya koneksi internet yang
stabil.
Kuatnya pertahanan prajurit penjajah
tidak menurunkan sedikitpun strategi pejabat kerajaan dalam misi penyelamatan
ini. Saya sendiri saksi hidup, saya sendiri yang mengarahkan para prajurit yang
selamat untuk mencari sekecil apapun kesempatan untuk keluar dari lingkaran
prajurit penjajah tersebut. Namun, serentak team yang berada di tempat dimana
kita sedang membantu peperangan prajurit yang selamat, berteriak seolah
berlomba siapa yang paling keras suaranya. Begitu mengejutkan, karena kami
mendapat informasi jaringan internet mereka terputus dan terisolasi, hanya
beberapa langkah dari kemenangan. Semua terdiam, juga semua berpikir mungking
inilah kesedihan yang sebenarnya. Tidak dipungkiri memang, jalan terakhir untuk
komunikasi dengan prajurit selamat hanya bisa menggunakan saluran gsm atau
cdma. Yang paling ekstrim gak ngerti saya dalam cerita ini, kita semua gak
ada yang punya pulsa, sampai dicari bahkan keluar wilayah kerajaan.
Teknologi informasi memang membuka mata
hati saya, Jaman dahulu kala (nah ini nyeritain cerita dalam cerita) ada
banyak website penyedia layanan sms (Short Message Service) gratisan, tapi
setelah saya cari dan coba dari situs 10 besar dengan keywords “sms gratis”,
ada beberapa web penyedia layanan sms gratis yang tidak berfungsi dengan baik,
banyak syaratnya, ada juga yang begitu kita selesai ngetik isi pesan dan nomor
tujuan pas ngeklik tombol kirim, duuuarrr… yang ada malah iklan semua yang
muncul, wah parah. Ada juga yang istilahnya delay..ampun dah. Yang paling
parah, sampai tahun ini setelah beberapa waktu yang lalu saya riset
menggunakan nomor hape pribadi saya, (ini kisah nyata) ada orang sms yang
berisi begini “saya janda, saya punya segalanya. Tapi saya kesepian hubungi ke
no ini”. Gila kan tuh.
Nah dari situlah saya berfikir dan
merasa tidak ada yang bener-bener gratis seutuhnya didunia digital yang fana
ini, sampai ketika saya mengunakan layanan di google.
Soalnya saat diuji coba, sms terkirim
itu rata-rata sekitaran 5-20 detik lah, setara sms dari hape ke hape.
Tidak lama setelah saya gunakan layanan
itu para prajurit berhasil meloloskan diri dengan membawa kemenangan.
Merdeka-merdeka-merdeka!!!
Tamat
Apa hikmah yang dapat diambil dari
cerita di atas?, bukan ratu yang sangat cantik yang masih seger-segernya, bukan
pula pemuda yang tampan. Jelas tidak ada kaitannya samasekali melainkan bentuk usaha saya
menuliskan sebuah artikel (yah.. kalau pun gak nyambung).
Bermanfaat????hanya temen-temen yang
bisa menjawab.
Sebelumnya saya pernah membaca sebuah
artikel, tapi di blognya siapa saya lupa. Yang pasti isinya “tentukanlah ide,
lakukanlah riset, tentukan produk, kemudian buatlah web atau blog”. Oya saya
baca di sekolah iternet marketing asianbrain, miliknya mbak anneahira. Yang paling saya
inget tulisanya itu saya dianjurkan baca sekali dan praktekan 5 kali. Nah
saya blum punya ide, trus saya tidak punya produk tapi saya mau praktek bikin
web/ blog, ya saya isi aja apa yang saya suka, seperti cerita ngawur diatas.
Easy kan. Yang paling penting manfaatkan sekecil apapun sebuah kesempatan,
karena kesempatan tidak ada dua buah atau tiga buah. Hanya ada sebuah
kesempatan.
Buatlah daftar perencanaan, lakukanlah
pelan-pelan jangan terburu-buru, insaalloh pasti hasil.
Sukses selalu menyertai anda
teman-teman.